Langsung ke konten utama

Operator

Operator digunakan untuk mengoperasikan variable dan nilai - nilainya
Ada beberapa jenis operator dalam bahasa C, yaitu :
  • Operator Assignment
  • Operator Unary
  • Operator Binary
    • Aritmatika
    • Logika
    • Relational
    • Bitwise
  • Opertaor Ternary

Opertaor Assignment

Operator assignment digunakan untuk memeasukkan nilai ke dalam suatu variabel. Dalam bahasa C, operator assignment ini dilambangkan dengan tanda sama dengan (=).
Contoh :
                c = 5;
                A = B = C = 20;
Contoh Statement

Bentuk Penyingkatan

J = J + 4 J += 4
J = J - 4  J -= 4
J = J * 4 J *= 4
J = J / 4 J /= 4
J = J % 4 J %= 4
J = J << 4 J <<= 4
J = J >> 4 J >>= 4
J = J & 4 J &= 4
J = J ^ 4 J ^= 4
J = J | 4 J |= 4

Operator Unary

Operator Unary digunakan untuk melakukan operasi - operasi matematik yang hanya melibatkan satu operand

Operator Jenis Operasi Contoh Penggunaan
+ Membuat nilai positif +10
- Membuat nilai negatif -10
++ Increment (menambahkan nilai 1 pada nilai variabel) x++
-- Decrement (mengurangi nilai 1 pada nilai variabel) x--

Operator Binary

Operator binary adalah operator yang digunakan untuk melakukan operasi yang melibatkan dua buah operand. operator binary dikelompokkan menjadi empat jenis, yaitu :
  • Aritmatika
  • Logika
  • Relational
  • Bitwise
      1. Aritmatika
          Operator aritmetika adalah operator yang berfungsi untuk melakukan operasi-operasi aritmetika              seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Berikut ini operator aritmetika yang           terdapat dalam bahasa C.
Operator Jenis Operasi Contoh Penggunaan
+ Penjumlahan 21 + 10 = 31
- Pengurangan 11 - 2 = 9
* Perkalian 11 * 4 = 44
/ Pembagian 6 / 3 = 2
% Sisa bagi (modulus) 15 % 4 =1
      
     2. Logika
         Operator logika adalah operator digunakan di dalam operasi yang hanya dapat menghasilkan nilai          benar (true) dan salah (false). Nilai seperti ini disebut dengan nilai boolean
Operator Jenis Operasi Contoh Penggunaan
&& AND (dan) 1 && 0 = 0
|| OR (atau) 1 || 0 = 1
! NOT (negasi/ingkaran) !1 = 0

      3. Relational
          Operator relasional adalah operator yang digunakan untuk menentukan relasi atau hubungan dari           dua buah nilai atau operand. Operator ini terdapat dalam sebuah ekspresi yang selanjutnya akan              menentukan benar atau tidaknya ekspresi tersebut.
Operator Jenis Operasi Contoh Penggunaan
== Sama dengan (10 == 10) = 1
> Lebih besar (6 > 9) = 0
< Lebih kecil (8 < 9) = 1
>= Lebih besar sama dengan (10 >= 2) = 0
<= Lebih kecil atau sama dengan (1 <= 5) = 1
!= Tidak sama dengan (7 != 1) = 1
      
       4. Bitwise
           Operator bitwise digunakan untuk menyelesaikan operasi-operasi bilangan dalam bentuk biner               yang dilakukan bit demi bit. Dengan kata lain, operator bitwise ini berfungsi untuk melakukan               pemanipulasian bit. Operasi ini merupakan hal vital apabila program yang kita buat kan                           melakukan interaksi dengan perangkat keras (hardware)
Operator Jenis Operasi Contoh Penggunaan
& Bitwise AND 1 & 1 = 1
| Bitwise OR 1 | 0 = 1
^ Bitwise XOR (Exclusive OR) 1 ^ 1 = 0
~ Bitwise Complement (NOT) ~0 = 1
>> Shift right (geser kanan) 2 >> 1 = 4
<< Shift left (geser kiri) 2 << 1 = 1

 Operator Ternary

Operator ini dilambangkan dengan tanda ?: serta berguna untuk melakukan pemilihan terhadap nilai tertentu dimana pemilihan tersebut didasarkan atas ekspresi tertentu. Adapun bentuk umum dari penggunaan operator ternary ini adalah sebagai berikut

Syntax : 

ekspresi1 ? ekspresi2 : ekspresi3;


Komentar